JAKARTA//portalbnn.id– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam mengedepankan langkah rehabilitasi bagi para pengguna narkotika yang dikategorikan sebagai korban. Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, sebanyak 8.865 orang telah menjalani program rehabilitasi, termasuk ratusan anak di bawah umur.
Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas instansi.
“Sepanjang 2025, BNNP DKI Jakarta bersama BNN Kota (BNNK), Polri, Kejaksaan, hingga Lembaga Pemasyarakatan telah merehabilitasi total 8.865 orang,” ujar Awang dalam konferensi pers refleksi akhir tahun di Kantor BNNP DKI Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Awang merinci bahwa dari total ribuan peserta rehabilitasi tersebut, proporsi terbesar masih didominasi oleh laki-laki dewasa. Namun, angka keterpaparan pada anak-anak menjadi perhatian serius.
Berikut adalah rincian data rehabilitasi BNNP DKI Jakarta selama 2025:
Laki-laki 7.597 orang
Perempuan 946 orang
Anak-anak (Usia 13-18 tahun) 322 orang
Total Keseluruhan 8.865 orang
Komitmen Perlindungan Korban
Sesuai dengan mandat undang-undang, BNNP DKI Jakarta terus mendorong agar penyalahguna narkoba dipandang sebagai korban yang membutuhkan pemulihan medis dan sosial, bukan semata-mata sebagai pelaku kriminal.
Terkait keterlibatan anak-anak, pihak BNNP menekankan pentingnya pendampingan khusus agar mereka dapat kembali ke lingkungan sosial dan melanjutkan masa depannya tanpa stigma.(Red)













